Dirjen Bina Pemdes Ajak APDESI Perkuat Sinergi dan Kawal Program Nasional


Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) La Ode Ahmad P. Bolombo mewakili Menteri Dalam Negeri menghadiri pembukaan Musyawarah Nasional V Dewan Pengurus Pusat (DPP) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Utama Ruang Operasional Kementerian Desa (Kemendes), Jakarta Selatan, Kamis (29/01/2026). Dalam sambutannya, La Ode menyampaikan bahwa desa memegang peranan fundamental dalam menjaga kekuatan dan keberlanjutan Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Pemerintah desa adalah backbone (tulang punggung) Republik ini. Jika desa maju dan mandiri, maka Indonesia pun akan berdiri tegak. Namun, jika desa limbung, negara pun akan merasakannya,” tegas La Ode.

Menurutnya, APDESI memiliki posisi penting sebagai artikulator aspirasi masyarakat desa sekaligus mitra strategis pemerintah dalam memastikan kebijakan nasional terimplementasi secara efektif hingga ke tingkat desa. Ia menekankan bahwa kepala desa bukan sekadar pelaksana administratif, melainkan pemimpin pembangunan di garis terdepan. Dirjen Bina Pemdes juga mengajak seluruh jajaran APDESI untuk menjadikan Munas V sebagai momentum konsolidasi dan penguatan soliditas organisasi. Ia mengingatkan agar tidak ada lagi perpecahan internal yang dapat menghambat pembangunan desa.

" Persatuan adalah kunci. Desa membutuhkan kepemimpinan yang solid, visi yang sama, dan komitmen untuk bekerja bersama demi kemajuan masyarakat,” ujarnya.



Dalam kesempatan tersebut, La Ode turut menekankan tiga fokus strategis ke depan penguatan sinergi kelembagaan antara pemerintah desa, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat. Pengawalan 14 Program Prioritas Nasional agar tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat desa. Percepatan Implementasi Regulasi Turunan UU Nomor 3 Tahun 2024, yang diharapkan memberikan kepastian hukum serta memperkuat tata kelola pemerintahan desa.

La Ode menegaskan bahwa visi “Indonesia Emas dimulai dari Desa Emas” bukan sekadar slogan, melainkan agenda nyata yang harus diwujudkan melalui kerja kolektif, profesionalisme, dan integritas seluruh kepala desa di Indonesia. Munas V APDESI Tahun 2026 menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran desa sebagai pusat pertumbuhan, stabilitas, dan kesejahteraan nasional.