Pengumuman
X

PROGRAM PENGUATAN PEMERINTAHAN DAN PEMBANGUNAN DESA (P3PD)

http://binapemdes.id/artikel/detil/b6d767d2f8ed5d21a44b0e5886680cb9


⋅ Presiden disambut tarian adat di Banjarmasin ⋅ ⋅ Bupati Banjarnegara Perpanjang Masa Tanggap Darurat ⋅ ⋅ Tragedi Banjarnegara, 108 Jiwa Tertimbun dalam 5 Menit ⋅ ⋅ Dana Cadangan Bencana Triliunan Rupiah ⋅ ⋅ Mendagri tegaskan tak ada pemilih ganda jika KPU pakai DP4 Kemendagri ⋅

Mangkubumen Solo jadi Kelurahan Terbaik Se-Indonesia karena 3 Hal Ini




16-08-2019, 01:32 WIB    126 Kali    Berita Nasional

Solo - Kelurahan Mangkubumen, Solo ditetapkan sebagai kelurahan terbaik di Indonesia dalam hal inovasi perkembangan desa dan kelurahan. Kompetisi tersebut digelar Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa, Kementerian Dalam Negeri.

Pemenang ditetapkan pada Kamis (15/8) malam di Hotel Discovery Ancol Jakarta. Penghargaan diterima oleh Lurah Mangkubumen, Beni Supartono Putro dalam acara Temu Karya Nasional dan Pekan Inovasi Perkembangan Desa dan Kelurahan Tahun 2019.

Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo, menilai keberhasilan Mangkubumen menjadi juara tidak lepas dari program-program unggulan kelurahan tersebut.

Setidaknya ada tiga inovasi yang dimiliki Mangkubumen, yaitu Mpok Sinah Klamben (Kelompok Seni dan Usaha Menengah Kelurahan Mangkubumen), Mangku Lawren (Mangkubumen Lawan Rentenir), dan Mangku Dolah (Mangkubumen Dolanan Bocah).

"Selain program-program tersebut, pelayanan di sana itu luar biasa. Pemberdayaan masyarakat di sana sangat merata dan konkret, gotong royongnya kuat," kata Rudy saat ditemui wartawan di rumah dinas Loji Gandrung, Jumat (16/8/2019).

Mangkubumen sebelumnya sudah melalui jalan panjang menuju kompetisi ini. Lomba sudah dimulai antarkelurahan, kemudian meningkat antarkecamatan, tingkat kota, provinsi hingga nasional.

"Tidak sia-sia kami melakukan pendampingan, pembinaan, ketika proses maju ke kecamatan, kota, provinsi dan nasional. Antara paparan dengan kenyataan itu sama, tidak hanya administrasi saja," ujarnya.

Namun menurutnya penghargaan tersebut tidak akan membuatnya terbebani. Justru dengan ini, Pemkot Surakarta akan semakin termotivasi melakukan inovasi.

"Ini sebagai indikator keberhasilan ASN Pemkot Surakarta. Namun sebenarnya penghargaan ini tidak penting, yang paling penting adalah program kita bisa dirasakan masyarakat," ujarnya.
(bai/sip)

Sumber: detik.com