Pengumuman
X

PROGRAM PENGUATAN PEMERINTAHAN DAN PEMBANGUNAN DESA (P3PD)

http://binapemdes.id/artikel/detil/b6d767d2f8ed5d21a44b0e5886680cb9


⋅ Presiden disambut tarian adat di Banjarmasin ⋅ ⋅ Bupati Banjarnegara Perpanjang Masa Tanggap Darurat ⋅ ⋅ Tragedi Banjarnegara, 108 Jiwa Tertimbun dalam 5 Menit ⋅ ⋅ Dana Cadangan Bencana Triliunan Rupiah ⋅ ⋅ Mendagri tegaskan tak ada pemilih ganda jika KPU pakai DP4 Kemendagri ⋅

Walikota Sambut Tim Juri Penilaian Lomba Desa Regional Jawa-Bali




29-07-2019, 08:19 WIB    38 Kali    Berita Nasional

Bertempat di rumah dinas Walikota Surakarta (Loji Gandrung), seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Surakarta meliputi, Walikota, Wakil Walikota, Sekretaris Daerah, Kepala OPD dan Camat menyambut tim juri penilaian lomba tingkat desa/kelurahan Regional II Jawa-Bali, Senin (15/7/2019).

Untuk kota Surakarta, kelurahan Mangkubumen menjadi salah satu kelurahan yang masuk ke penilaian tingkat nasional. Pada kesempatan ini akan bersaing dengan 7 provinsi di regional II, nantinya akan diambil 3 kelurahan terbaik untuk penilaian terakhir di Jakarta.

Pada kesempatan ini Tarian Gambyong Pareanom menjadi salah satu suguhan yang ditampilkan dalam menyambut tamu. Walikota Surakarta FX. Hadi Rudyatmo memaparkan bahwa Gambyong dimaknai “Gotong Royong Amrih Bawero Kanggo Nyonggo Budoyo Nusantoro” sedangkan Pareanom (dalam bahasa jawa, pare berasal dari kata lare yang berarti bocah sedangkan anom artinya masih muda). Jadi Tari Gambyong Pare Anom kali ini dibawakan anak muda yang mengedepankan gotong royong supaya kuat menyangga budaya nusantara. “Bukan budaya asing yang masuk ke Indonesia yang dipopulerkan. Wajib hukumnya kita menghargai, menghormati dan melestarikan budaya nusantara,” ungkap Rudy (sapaan Walikota). 

Beliau berharap penilaian obyektif dari tim juri menjadi kebanggaan bagi masyarakat kelurahan Mangkubumen khususnya, dan masyarakat Surakarta pada umumnya. 

sumber : lintasdaerah.com