Pengumuman
X

PROGRAM PENGUATAN PEMERINTAHAN DAN PEMBANGUNAN DESA (P3PD)

http://binapemdes.id/artikel/detil/b6d767d2f8ed5d21a44b0e5886680cb9


⋅ Presiden disambut tarian adat di Banjarmasin ⋅ ⋅ Bupati Banjarnegara Perpanjang Masa Tanggap Darurat ⋅ ⋅ Tragedi Banjarnegara, 108 Jiwa Tertimbun dalam 5 Menit ⋅ ⋅ Dana Cadangan Bencana Triliunan Rupiah ⋅ ⋅ Mendagri tegaskan tak ada pemilih ganda jika KPU pakai DP4 Kemendagri ⋅

Ditjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri mewakili Indonesia pada Forum Internasional CIRDAP




24-07-2019, 09:46 WIB    98 Kali    Berita Kemendagri

Jakarta - Sidang 34th Regular Meeting of CIRDAP Technical Committee (TC-34) & Symposium on Climate Change Mitigation CIRDAP Member Countries dilaksanakan pada tanggal 24 – 28 Juni 2019 di National Institute Rural Development and Pranchajati Raj (NIRD & PR) Hyderabad, India. Pelaksanaan Sidang TC-34 CIRDAP diawali dengan kegiatan Symposium on Climate Change Mitigation CIRDAP Member Countries pada tanggal 25 – 26 Juni 2019, sedangkan Sidang TC-34 CIRDAP dilaksanakan pada tanggal 27 – 28 Juni 2019.

Symposium

Kegiatan Symposium on Climate Change Mitigation CIRDAP Member Countries yang dilaksanakan pada tanggal 25 – 26 Juni 2019, Delegasi negara anggota CIRDAP menyampaikan paparan dan materi kebijakan terkait dengan mitigasi dampak perubahan iklim. Indonesia pada acara Symposium tersebut  menyampaikan materi terkait penguatan kapasitas pemerintah desa dalam ketangguhan bencana di Indonesia. Dalam paparan tersebut Indonesia juga menginformasikan terkait kondisi bencana di Sulawesi Tengah, NTB, Lampung dan Banten. Dalam Symposium tersebut delegasi Negara Anggota CIRDAP memberikan respon positif terkait kesiapsiagaan Indonesia dalam penanggulangan bencana.  

TC-34 CIRDAP

Sidang TC-34 CIRDAP dibuka pada tanggal 26 Juni 2019 oleh H.E. Shri. Narendra Singh Tomar, Honourable Union Minister, Secretary Ministry of Rural Development Government of India. Sidang membahas 20 Agenda pokok bahasan dan diikuti sebanyak 14 (empat belas) negara anggota CIRDAP antara lain Afghanistan, Bangladesh, Fiji, India, Indonesia, Iran, Malaysia, Myanmar, Nepal, Lao PDR, Philippina, Srilanka, Thailand dan Vietnam, sedangkan negara anggota yang tidak dapat hadir adalah Pakistan, selain itu sidang juga dihadiri oleh observer antara lain Sekretaris Jenderal African Asian Rural Development Organization (AARDO), India; Direktur Jenderal Rural Development Academy (RDA), Bangladesh; Professor, Rajiv Gandhi National Institute of Youth Develoment (RGNIYD), India; dan Director, Korea Legislation Research Institute (KLRI). (kr/prc)