Berita Kemendagri

Mendagri: Politisasi SARA dan Politik Uang Merupakan Racun Demokrasi


Tgl. Posting: February 14, 2018 Dilihat: 226

Laporan TribunNews.com, Yanuar Nurcholis Majid

Tribunnews.com, Jakarta - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo mengingatkan kerawanan politik uang dan politisasi SARA dalam Pilkada Serentak 2018.

 

"Politisasi SARA dan politik uang merupakan racun demokrasi yang harus kita berantas," ujar Tjahjo Kumolo, di Gedung Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Selasa (13/2/2018).

 

Tjahjo menjelaskan setidaknya ada tiga indikator yang menggambarkan kesuksesan berjalannya Pilkada dan Pemilu di Indonesia.

 

Pertama, meningkatnya partisipasi politik masyarakat untuk ikut ambil bagian dalam pemilu.

 

"Sebelumnya target untuk mancapi 74% telah tercapai dan untuk pilkada tahun ini angka partisipan ditargetkan mencapai 78%," ujar Tjahjo.

 

Kedua, tidak adanya money politics dalam peyelenggaraan pemilu.

 

"Jika masih terus diterapkan yang seperti ini akan merusak peradaban demokrasi dan politik Indonesia yang bermartabat," jelas Tjahjo.

 

Terakhir, kampanye ide, gagasan, dan program yang diberikan pasangan calon kepada masyarakat.

 

"Dengan begitu mari kita dorong calon kepala daerah untuk adu gagasan adu program untuk dapat mempercepat pemerataan pembangunan dan kesejahteraan rakyat," kata Tjahjo.

 

 

Editor: Adi Suhendi

sumber: tribunnews.com

Komentar

Belum ada komentar

Posting comments after three months has been disabled.


shadow